fbpx
perbedaan nintendo switch vs lite

Berikut ini 5 Perbedaan Nintendo Switch vs Lite Yang Harus Kamu Tau

Bermain game mungkin saat ini menjadi pilihan bagi mereka yang sedang berada dirumah mengikuti himbauan Pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial karena wabah virus corona (covid-19). Dan salah satu perangkat gaming yang paling banyak dicari saat ini adalah Nintendo untuk menghilangkan rasa bosan ataupun jenuhnya dirumah.

Perangkat Nintendo Switch ini menjadi sangat populer dalam beberapa bulan terakhir. Konsol gaming jenis handheld ini memang sangat portabel sekali, sehingga mudah untuk dibawa kemana saja dan punya pilihan game yang menarik, misalnya Animal Crossing, Super Mario Odyssey dan Zelda yang sangat populer di global.

Mungkin terkendala produksi karena pandemi Covid-19 yang hampir seluruh dunia, Banyak orang yang memilih untuk tetap dirumah saja dan akhirnya Konsol Nintendo Switch laris manis di manapun. Akibat stok yang langka dan harganya meroket. Harga seharusnya di kisaran Rp3-4 juta kini bisa melambung tinggi hingga Rp5-6 juta.

Nah buat anda yang sedang mencari dan ingin membeli konsol gaming ini di ecommerce, maka anda harus paham perbedaan nintendo switch vs lite. 2 perangkat ini sama-sama buatan Nintendo. Mau tau apa saja perbedaannya?

5 Perbedaan Nintendo Switch

nintendo switch vs lite

Berikut ini kami mecoba untuk merangkum perbedaan antara perbedaan nintendo switch vs lite, yang bisa dijadikan  untuk panduan Anda membeli perangkat gaming sebagai pendamping menjalani isolasi selama pandemi.

Nintendo Switch Lite adalah versi murah

Kami sudah menyebutkan harga kisaran untuk Nintendo Switch. Melihat namanya yang punya embel “Lite” sudah dipastikan bahwa Swtich Lite adalah versi murah dari versi orisinal.

Jadi, apabila Anda berpikir untuk mencari perangkat yang murah dan bisa dijumpai dengan mudah mungkin Anda bisa memilih membeli Nintendo Switch Lite yang juga punya fitur lebih sedikit.

Nintendo Switch Lite tak dukung multiplayer

Nintendo Switch Lite adalah perangkat handheld atau genggam sepenuhnya. Kontroler di sisi kanan dan kirinya tidak bisa dilepas dari layarnya. Berbeda dari Nintendo Switch.

Di Nintendo Switch, kontroler di sisi kanan dan kirinya bisa dilepas dan dikenal sebagai Joy-Con. Fitur ini yang membuatnya bisa dimainkan dua orang sekaligus atau multiplayer. Nintendo Switch Lite hanya bisa bermain sendiri sehingga mode multiplayer harus membutuhkan koneksi internet dan perangkat masing-masing.

Nintendo Switch Lite punya dukungan game yang terbatas

Versi Lite hanya bisa bermain game yang mendukung mode handheld. Perangkat tersebut tidak bisa mendukung game yang lebih interaktif dengan kontroler Joy-Con seperti yang dimiliki versi reguler.

Diketahui bahwa Joy-Con punya fitur sensor yang membuat beberapa game dengan gameplay interaktif menjadi lebih seru. Jadi pengguna Nintendo Switch Lite yang ingin memainkan game tertentu yang lebih interaktif harus membeli akseori Joy-Con yang bisa dibeli terpisah.

Nintendo Switch Lite tidak bisa terhubung ke televisi

Sekali lagi mode handheld Nintendo Switch Lite memiliki kekurangan. Perangkat ini tidak bisa terhubung ke televisi seperti Nintendo Switch reguler yang punya aksesori docking sebagai penghubung serta Joy-Con yang bisa dilepas sehingga bisa bermain dari sofa depan televisi.

Perbedaan ukuran layar dan daya tahan baterai

Nintendo Switch Lite punya layar 5,5 inci yang tidak mendukung fitur layar sentuh sementara Switch reguler layarnya 6,2 inci dan memiliki fitur tadi. Kemudian daya tahan baterainya juga berbeda.

Kapasitas baterai Nintendo Switch Lite hanya 3.570 mAh, sementara Nintendo Switch reguler adalah 4.310 mAh. Jadi jelas daya tahan baterai versi Lite lebih singkat.