fbpx
Referensi Materi X Sains Tentang Mahluk Hidup dan Lingkungannya

Referensi Materi X Sains Mahluk Hidup dan Lingkungannya SD Kelas 4, 5 dan 6

Berikut ini adalah materi referensi tambahan tentang X Sains mahluk hidup dan lingkungannya yang akan tayang di acara belajar dari rumah TVRI pada hari ini, Selasa, 21 April 2020 untuk tingkat SD kelas 4, 5 dan 6. Untuk materi reverensinya adalan tentang rantai makanan

Rantai Makanan Materi X Sains Mahluk Hidup dan Lingkungannya

Yang dimaksud dengan Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan. Rantai makanan merupakan bagian dari jaring-jaring makanan, di mana rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas.

Rantai Makanan X Sains Mahluk Hidup dan Lingkungannya

Panjang rantai makanan ditentukan dari seberapa banyak titik yang menghubungkan antar tingkatan trofik. Pada setiap tahap pemindahan energi, 80%–90% energi potensial kimia hilang sebagai panas, karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan umumnya terbatas 4-5 langkah saja. Dengan kata lain, semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia pada setiap suksesi level.

Baca Juga : Jadwal Acara TVRI Belajar Dari Rumah Minggu Kedua ( 20, 21, 22, 23, 24 April 2020)

Sedangkan Jaring-jaring makanan (atau siklus makanan) adalah hubungan alami dari rantai-rantai makanan dan representasi grafis (biasanya gambar) dari proses makan-dan-dimakan dalam komunitas ekologis. Nama lain untuk jaring-jaring makanan adalah sistem sumber daya-konsumen. Para ahli ekologi secara luas dapat menggolongkan semua bentuk kehidupan ke dalam salah satu dari dua kategori yang disebut tingkat trofik: 1) autotrof, dan 2) heterotrof. Untuk memelihara tubuhnya, tumbuh, berkembang, dan bereproduksi, autotrof menghasilkan bahan organik dari zat anorganik, termasuk mineral dan gas seperti karbon dioksida.

jaring jaring makanan air tawar

Rantai makanan pertama kali diteliti oleh ilmuwan Arab Al-Jahiz pada abad ke-9, yang lalu dipopulerkan kembali oleh Charles Sutherland Elton pada tahun 1927. Dalam rantai makanan terdapat tiga macam “rantai” pokok yang menghubungkan antar tingkatan trofik, yaitu

  1. Rantai pemangsa, yaitu rantai makanan yang terjadi ketika hewan pemakan tumbuhan dimakan oleh hewan pemakan daging. contoh: kelinci-ular-elang.
  2. Rantai saprofit, yaitu rantai makanan yang terjadi untuk mengurai organisme yang sudah mati. Rantai ini muncul karena adanya dekomposer. contoh: elang mati-bakteri.
  3. Rantai parasit, yaitu rantai makanan yang terjadi karena terdapat organisme yang dirugikan. contoh: pohon besar-benalu, manusia-kutu.

Ada dua tipe dasar rantai makanan:

  • Rantai makanan rerumputan (grazing food chain), yaitu rantai makanan yang diawali dari tumbuhan pada trofik awalnya. Contohnya: rumput – belalang – tikus – ular.
  • Rantai makanan sisa/detritus (detritus food chain), yaitu rantai makanan yang tidak dimulai dari tumbuhan, tetapi dimulai dari detritivor. Contohnya: serpihan daun – cacing tanah – ayam – manusia.

Sumber : wikipedia